AKU INGIN TAHU

Tinggalkan komentar

1. Dimana pasukan tertua di dunia ?

Pasukan bersenjata tertua di dunia adalah Swiss Guard di Vatican City, Roma, Italia. Dibentuk sekitar abad ke-15.

2. Bagaimana asal mula Great Fire di London ?

Pada 2 September 1966, kebakaran kecil terjadi di sebuah rumah kayu di Pudding Lane milik tukang masak raja, John Frynore. Kebakaran itu menyebar dan berlangsung selama 4 hari, menghancurkan areal yang sangat luas di London.

3. Apakah yang dimaksud dengan Paten ?

Paten adalah lisensi yang dikeluarkan kantor pemerintahan untuk orang/perusahaan yang memberinya hak untuk memakai atau menjual suatu penemuan.

Jika seorang penemu ingin mencegah orang lain meniru penemuannya, dia harus mengajukan aplikasi kepada Badan Paten dengan deskripsi lengkap penemuannya. Aplikasi itu kemudian diperiksa untuk memastikan ide tsb orisinil dan tidak meniru penemu lain.

4. Mengapa batu bata tidak disusun simetris ?

Batu bata tidak disusun lurus dengan batu bata yang ada di bawahnya. Kalau susunannya lurus, gedung itu akan mudah ambruk. Mereka tidak disusun simetris agar masing-masing mendukung yang ada di sebelahnya.

5. Logam apa yang cair ?

Pada suhu normal, hanya satu logam yang cair yakni merkuri (air raksa). Air raksa akan padat pada suhu 40oC (120oF).

6. Negara mana yang memproduksi jenis keju paling banyak ?

Terdapat sekitar 450 jenis keju di seluruh dunia. Setengahnya, 240 jenis dibuat di Perancis.

7. Bagaimana belalang mendengarkan?

Dengan perut mereka!! Mereka tidak punya telinga dan hanya mengandalkan organ pendengaran di tengah perut mereka.

8. Hhhmmmm….

Makam composer terkenal, Franz Joseph Haydn terletak di Eisenstadt, Austria. Makam ini lain dari yang lain karena jenazah composer tidak berada di sana!!! Tubuhnya dimakamkan di ruang bawah tanah gereja di sana, sedangkan terngkoraknya berada di museum Wina.

PETER ELDIN

500 Pengetahuan Untuk Anak

Sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) adalah system yang dilakukan dengan cara memisahkan sampah yang masih dapat didaur ulang.

REDUCE (mengurangi) : mengurangi konsumsi dan pemakaian produk – produk terkait gas rumah kaca dan pencemaran lingkungan.

Contohnya :

ê  Pengurangan konsumsi kertas sudah tampak di beberapa mesin ATM. Jika nasabah tidak membutuhkan struk, struk transaksi tidak dicetak.

ê  Penggunaan catridge printer juga dapat dikurangi dengan mengisi ulang (refill) tinta.

ê  Mengurangi jumlah kantong plastik saat berbelanja.

REUSE (penggunaan kembali) : memaksimalkan penggunaan ulang bahan – bahan yang masih memiliki nilai guna.

Contohnya :

©      Kantung plastik maupun kantung kertas yang biasa disertakan saat berbelanja sebaiknya jangan dibuang, tetapi dikumpulkan untuk dipakai dikemudian hari.

©      Penggunaan baterai yang dapat diisi ulang (rechargeable batteries) lebih baik daripada baterai yang hanya sekali pakai. Kita hanya membeli sekali untuk jangka waktu yang lebih lama daripada baterai sekali pakai.

RECYCLE (daur ulang) : mengubah barang – barang yang sudah hilang manfaatnya sehingga dapat dipakai untuk membentuk barang lain yang memiliki nilai guna.

Contohnya :

  • Pisahkan sampah organik dan non organik. Satukan sampah – sampah plastik. Langkah ini membantu memudahkan pekerjaan tukang sampah.

Jesslyn S, kelas 7

Sumber : Ensiklopedia

Seminar Pendidikan

Tinggalkan komentar

oleh   :   Leonardus I.Sinaga

SMP Yos Sudarso Garut, mengadakan acara seminar pendidikan ,pada hari Sabtu, 12 Juni 2010 mulai dari pukul 08.00 sampai 11.00. dengan pembicara Pst.Ferry Sutrisna Wijaya,Pr. mengambil tempat di Aula Atas Gereja Santa Maria Garut, dengan Thema :   KUNCI SUKSES PENDIDIKAN.

Acara ini dilaksanakan dengan tujuan memberi informasi tentang bagaiana pendidikan itu berlangsung pada Orangtua Siswa, Seluruh Orangtua siswa diharapkan dapat menghadiri acara tersebut, termasuk orangtua  siswa yang baru mendaftar di SMP Yos Sudarso Garut .

Menurut Pst. Ferry sebagai pembicara, Yang paling bertanggung jawab dalam pendidikan itu adalah Orangtua, adapun peran sekolah dan Negara adalah sebagai pendukung. Pendidikan yang diberikan Orangtua di Rumah lebih banyak dari pada di sekolah, termasuk tindak-tanduk Orangtua yang dilihat oleh anak di rumah setiap hari, anak mencontoh perilaku orangtua, cara menaggapi masalah, cara berbicara, cara memperlakukan anak, semua yang terjadi di rumah direkam dengan baik oleh anak, oleh sebab itulah orangtua harus memberi contoh yang baik katanya……

Pendidikan itu jangan diserahkan secara penuh kepada GURU di Sekolah, mestinya orangtua harus berperan aktif dalam perkembangan anaknya, sejauh mana anak yang berangkat pagi hari  ke sekolah dan pulang siang hari harus diketahui apa mereka peroleh dan mereka dapatkan di sekolah. Bagaimana perkembangan yang mereka dapat setelah sehari belajar bersama gurunya di sekolah.

Orangtua yang  jelas-jelas mencari info tentang anaknya pasti tau apa yang dibutuhkan dan apa yang telah dimiliki oleh anaknya. Dan diharapkan selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah sehingga kemajuan anak dapat diketahui secara pasti , tidak hanya mendengar kata orang apalagi jika orang tersebut tidak berkompeten untuk info, bisa jadi salah…..

A N A K   BELAJAR DARI KEHIDUPANNYA

Jika anak dibesarkan dengan celaan, mereka belajar memaki

jika anak dibesarkan dengan rasa takut, mereka belajar merasa gelisah

jika anak dibesarkan dengan dorongan, mereka belajar untuk percaya diri

jika anak dibesarkan dengan toleransi, mereka belajar dengan sabar

jika anak dibesarkan dengan ujian , mereka belajar menghargai

jika anak dibesarkan dengan penerimaan, mereka belajar mencintai

jika anak dibesarkan dengan kelembutan dan perhatian, mereka belajar mengasihi

jika anak dibesarkan dengan suasana persahabatan dan kelembutan, mereka mengatakan  bahwa DUNIA  adalah TEMPAT YANG NYAMAN.

LIVE in Wangun, Cisarua, Samarang…..

Tinggalkan komentar

Selama 3 hari (30 April – 2 Mei 2010), kelas IX mengikuti kegiatan Live in di kampung Wangun, desa Cisarua, kecamatan Samarang, kabupaten Garut gitu lho…

Kegiatan dimulai dengan perjalanan selama ± 2 jam menyusuri jalanan terjal, berbatu, berlubang cukup dalam, berkelok, dan menanjak yang mengakibatkan sebuah mobil harus didorong paksa. Ugggghhh…., mana anak-anak cewek menjerit histeris, was-was bila mobil menggelinding turun ke jurang. Hhiiii…., ngeri uy!!! Namun di balik perjalanan mencekam itu, telah menunggu suatu petualangan seru, heboh, dan pelajaran menarik tentang kehidupan di suatu kampung yang sederhana dan berbudaya…

Mereka tinggal di keluarga-keluarga baru alias orang tua asuh baru. Beradaptasi dan mengikuti seluruh kegiatan orang tua asuh. Setiap rumah kedatangan penghuni baru sebanyak 3 orang, he..he..he..

Di kampung Wangun, masyarakatnya sederhana. Kami pun memasak menggunakan hawu (perapian), susah euy menyalakan kayunya… Jangan bayangkan kompor gas, toilet seperti di rumah kita, atau pertokoan bagus… Di sana semua itu nggak ada. MCK pun hanya berupa bilik bambu setengah badan dengan sebuah pancuran. Wuiiihhh…bayangkan kalo mau mandi, yang cewek harus pake kain ya!! Warungpun amat sederhana. Di sana jauh dengan pasar. Gimana dong kalau mo masak??? Yaaa memasak hasil kebun aja, semua juga begitu.

Menu sehari-hari kami adalah : nasi (merah), ikan asin, sambal, daun singkong, dan sayur (jika ada). Pagi hari makan singkong goreng atau rebus!!Kami berladang juga. Jaraknya lumayan jauh, namun mereka tak pernah mengeluh jaraknya jauh, panas, hujan… Kita bahkan cepat mengeluh bahkan untuk hal-hal sederhana sekalipun.  Ada yang berladang sendiri atau bekerja di ladang orang. Upah pekerja wanita Rp 10.000/hari sedangkan pekerja pria Rp 15.000/hari. Perbedaan gender juga masih mempengaruhi kehidupan keseharian mereka.

Banyak dari mereka yang putus sekolah dan langsung menikah di usia dini. Bayangkan, kita masih senang bermain dan berkumpul bersama teman sebaya, sedangkan mereka sudah harus menanggung hidup/menafkahi anak – istri mereka.

Terimakasih banyak untuk semua masyarakat Wangun yang budiman, yang telah mengajarkan kami kesederhanaan dan bagaimana menjalani hidup. Kita harus lebih bersyukur dengan keadaan kita. Kadang kita lupa untuk bersyukur atas hal-hal yang telah kita terima sejauh ini.

Hhmmmm…., semoga tahun depan ada Live In lagi….. Sayonara kampung Wangun, kapan-kapan kita main ah ke sana…..

KEGIATAN 2

Tinggalkan komentar

KEGIATAN MOS UNTUK SISWA BARU

SMP Yos Sudarso Garut, mengadakan Masa Orientasi Siswa (MOS) pada hari Senin tgl 12 Juli 2010 s.d. 13 Juli 2010, dengan berbagai bentuk kegiatan dan permainan yang menghibur siswa baru yang sebagian dilaksanakan di halaman sekolah dan sebagian di dalam ruang kelas ,  Kegiatan berlangsung dengan meriah…..diawali dengan Upacara Pembukaan secara bersama-sama dengan siswa kelas 8 dan 9 dengan simbiol peletusan balon yang tadinya telah dipersiapkan walaupun yah,….. balonnya … mengempis lagi sehingga letusannya nyarisssss tak terdengar…he.he..he. Pada saat Upacara Ibu Vero berkenan memperkenalkan para tenaga pengajar di SMP Yos Sudarso Garut. Acara kegiatan yang sifatnya hiburan dipandu oleh para siswa kelas 8 dan 9 sebagai tutor kelompok, mereka yang merancang kegiatan sehingga berlangsung lebih meriah….Kegiatan yang sifatnya formal dibina oleh Guru, seperti Wawasan Wiyatamandala oleh Pak Agus Wasonon Widi,  Tata Tertib Sekolah oleh Pak Leonardus I. Sinaga, Cara Belajar oleh Ibu Cesiora, Lingkungan HIdup dan Penghiajauan oleh Ibu Theresia, Tata Krama oleh Ibu Farida. Sebelum acara ditutup dengan upacara resmi diakhiri dengan Makan Siang bersama.

TEST UNTUK SISWA BARU.

Hari Sabtu Tanggal 29 Mei 2010, SMP Yos Sudaraso Garut, mengadakan test bagi siswa baru untuk tahun pelajaran 2010/2011. pelaksanaan di mulai jam 11.00 WIB, yang diikuti oleh 43 siswa dari 44 siswa yang mendaftar, Materi yang diujikan  adalah : mata pelajaran  Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa baru, sejauh mana mereka telah menguasai bahan, yang nantinya juga akan dia jarkan di smp, mereka ditunutut untuk mengerjakan soal sebaik mungkin, pelaksanaan di awasi oleh siswa kelas VIII.

Pelatihan Jurnalistik & Internet
Selasa – Rabu, 25 – 26 Agustus 2008 yang lalu, bertempat di Pondok Pesantren Darul Arqom Garut, beberapa siswa (Putri, Jessica A, Lupita, Christine, dan Tasya) mengikuti workshop yang diadakan oleh Surat Kabar Harian Pikiran Rakyat (PR). Pada kesempatan ini kita belajar tentang jurnalistik (bagaimana membuat berita, kode etik jurnalistik, foto jurnalistik, dll). Kita diberi tugas membuat berita dengan tema bebas. Akhirnya, pas magrib muncul ide untuk mengangkat berita sederhana tentang sampah. Berbondong-bondong kita hunting foto ke Tempat Pembuangan Sampah yang ada di Jl. Bank itu… yang deket sekolah kita tercinta. Selain itu kita bela – belain motret beberapa tempat sampah yang ada di sekolah. Berita itu harus masuk redaksi malam itu juga. Waktu kita nggak banyak nih. Jadi, berita itu kita kirim lewat internet. He..he.. Akhirnya tugas kelar pukul 20.30an. Besoknya kita disuruh presentasi, ternyata banyak dari teman – teman lain yang belum pada mengumpulkan tugas, padahal udah deadline lho! Malahan ada yang dikerjakan oleh bapak/ibu gurunya… Kita mah ngerjain rame-rame ditemeni ibu Tery☺☺. Ternyata kita dapat appreciate yang bagus dari pihak KR. Jadi bila kita  punya kemauan, 2 berusaha, 3 kerjasama, 4 memiliki rasa kebersamaan alias kompak, segala sesuatu dapat dikerjakan to…

Living Value
Senin, 8 September 2008, kita mengadakan Living Value sebagai gantinya upacara nih.. Bertempat di aula atas gereja dan dipimpin langsung oleh frater Darman yang mengusung tema “Apakah Aku Sudah Menghargai Sesamaku”. Kita diskusi kelompok tentang bagaimana cara menghargai orang, dalam hal apa saja kita ingin dihargai, dll. Ternyata menghargai itu tidak mahal dan tidak perlu muluk-muluk. Misalnya : menghargai teman yang sedang berpuasa, tidak ribut saat guru menjelaskan pelajaran, tidak mentertawakan teman yang mengutarakan pendapatnya, bla…bla… banyak kan bentuk–bentuk penghargaan itu! Menghargai juga bisa ditujukan untuk lingkungan kita, seperti : menjaga kebersihan, merawat tanaman, dll. Acaranya seru, ada games dan nyanyi bersama sambil ganti–ganti pasangan he..he..(maksudnya supaya kita mau bergaul dengan teman yang lain☺). Nah, coba kalian renungkan, apakah saya sudah menghargai orang lain & lingkungan ???

Kejadian Unik
Kenapa unik? Karena beberapa waktu yang lalu, bahkan sampai hari ini, beberapa teman kita secara bergantian terkena cacar. Semoga lekas sembuh ya…supaya bisa gabung lagi dengan kita-kita pastinya !!! Buat yang lain, jaga kesehatan… makan yang teratur & bergizi biar daya tahan tubuh kita oke.

4. Gado – Gado
UTS (Ulangan Tengah Semester) telah tiba buat kalian, para penghuni Yosuga yang sedang menuntut ilmu. Jangan lupa ora et labora… Doa + Belajar = Hasil yang baik. Ingat, jika kamu tak sanggup menahan lelahnya belajar, kamu akan menelan pahitnya kebodohan (kata-kata nyontek dari Precise).



The future depends on what we do in the present (Mahatma Gandhi)

Ϋ☺Ş ŠųĐãяŝΘ ξχ–ρĿ¤®Ë 5

1. Living Value
Kegiatan yang dilaksanakan Senin, 6 & 20 Oktober 2008 kali ini mengambil tema “Aku Tidak Ingin Menjadi Insan Biasa”. Ada kalimat yang menarik dari puisi tersebut. Begini bunyinya : “Adalah hak-ku untuk menjadi luar biasa. Aku tidak ingin seperti katak dalam tempurung yang rendah diri, tertutup, sombong, dan mudah tersinggung”. Nah, kalian tinggal memilih, mau menjadi insan biasa atau menjadi insan yang tidak biasa (baca : luar biasa). Setiap orang berhak memilih untuk menjadi insan yang dia inginkan, tentu dengan segala resiko yang harus ia tanggung. Misalnya, jika kalian memilih menjadi siswa yang aktif berkegiatan maka kalian harus belajar ekstra (supaya pelajaran tidak keteteran), bijaksana membagi waktu kegiatan dengan waktu bersama keluarga, bisa mengatur diri sendiri, dan tidak banyak mengeluh jika menjumpai kesulitan (tidak manja).
Untuk mendapatkan keris yang berkualitas baik dan indah, ia harus disepuh dalam bara api dalam waktu yang tidak singkat. Begitu juga manusia, jika ingin menjadi insan yang luar biasa harus tahan dengan yang namanya disiplin, kerja keras, kritik, dan proses.

Colouring Ability 2008
Serangkaian acara bertema Colouring Ability diselenggarakan oleh SMAK Bina Bakti Bandung dari tanggal 16 – 18 Oktober 2008 meliputi kegiatan lomba Matematika & Dance tingkat SMP dan SMA. Kita mengikuti 2 lomba ini. Matematika diwakili oleh Linda (kls 8) & Stella (kls 7). Sedangkan tim dance diwakili oleh Lia, Riessyell, Raka (ketiganya kls 9), Irene dan Rexy (kls 8). Mereka telah berjuang dengan gigih dan memberikan yang terbaik. Matematika (Stella) mampu berjuang sampai perempat final. Sedangkan tim dance menyabet juara 2. Kedisiplinan dan fokus pada apa yang telah dipilih adalah kunci utama sebuah kesuksesan. Jika kita bersedia digembleng tanpa banyak mengeluh (kata orang bijak, “kalau kita mengeluh dalam mengerjakan suatu hal maka 50% akan gagal”), siap capek (berani berbeda dengan yang lain), kita akan memetik hasil yang menyenangkan. Proficiat, semoga kemenangan ini semakin membuat kita terus berusaha lebih baik lagi, sebab…di atas langit masih ada langit, jangan cepat puas dan berleha-leha. Selamat juga, karena kalian telah memilih menjadi insan yang luar biasa…

English Talent Competition (ETC) 2008
ETC 2008 diadakan oleh SMA St. Mary Bandung dari tanggal 16 – 17 Oktober 2008, yang meliputi Speech Contest (Putri), Story Telling (Yiska), Scrable Tunggal (Christian) dan Scrable Ganda (Wiwik – Rike), Cerdas Cermat TIK, dan Vocal English Talent/VET (Dodo, Jessica A, Jessica S, Livia, Melia, Rikki, Tasya, Tania, Vina, Vinastika) . Kegiatan ini diikuti oleh SMP se-yayasan serta sekolah swasta maupun negeri di Bandung. Meskipun dari SMP Yos Sudarso Garut belum ada yang merebut juara, tetapi kita tidak boleh putus asa. Mungkin usaha kita belum maksimal. Dengan mengikuti berbagai macam perlombaan di dalam kota maupun di luar kota tentu akan menambah wawasan dan pengalaman kita, terutama rasa percaya diri. Tetap semangat!!!

Terimakasih A Y A H …
Apakah kalian suka memperhatikan, beberapa dari ayah kalian selalu mengantarkan bekal makan siang? Atau menjemputmu saat pulang sekolah? Mungkin hal – hal seperti itu sudah menjadi kebiasaan sehingga seringkali kita lupa untuk berterima kasih. Ucapan yang tulus pasti membuat beliau senang dan simpatik terhadapmu. Begitu pula jika kata terima kasih ditujukan pada orang yang telah membantu kita (keluarga, teman, orang lain, dsb).
Let us do it!

Babeh…anakmu di Garut ini kangen!!!!


Jumat, 2 Oktober 2009

Kita mengikuti Lomba Band & Menggambar di SMAK 2 BPK Penabur Bandung. Grup band diwakili oleh The Dream (Eki, Yanto, Anton, Dodo, J. Evan) sedangkan menggambar oleh Irene dan Vinny. Meski belum meraih juara, mereka telah berusaha memberikan yang terbaik untuk sekolah. Selama ini mereka yang biasanya tampil di kegiatan sekolah saja, berkesempatan tampil dan bertanding dengan band – band sekolah lain. Semoga pengalaman berani tampil ini menjadikan semangat untuk lebih berani berekspresi. Cayo!!

Kamis – Jumat, 8 s.d 9 Oktober 2009
Kalau yang ini, sekolah kita mengirimkan wakil – wakil dalam bidang Matematika (Lita – Stella, Linda – Melia), Bahasa Inggris (Putri – Yiska, Tasya – Tania), dan Band (The Dream lagi) untuk berkompetisi dalam Expo SMA Bina Bakti Bandung. Dari ketiga bidang ini, ada yang berhasil meraih Juara Harapan 1 Matematika se-Jawa Barat, yaitu Lita Vania dan Stella Setiadi (kelas 8). Banyak saingan – saingan top yang datang dari sekolah – sekolah ternama di Bandung. Mereka sangat hebat, tetapi dengan kepiawaian duo maut dan bimbingan Ibu Veronica, salah satu tim Matematika SMP Yos Sudarso Garut berhasil meraih prestasi. Selamat ya…, bagi yang belum juara, tidak usah berkecil hati, asah terus kemampuanmu, masih ada kesempatan, kalau nggak sempat di SMP Yosuga, mungkin nanti ketika kamu SMA ya…. 

Kamis, 15 Oktober 2009
Yang ini mah pelatihan guru IPS di yayasan hehehe…, bu Rian Cesiora yang ceria donk yang mewakili sekolah kami. Selamat ya bu…, semoga tambah semangat mengajar hehehe…(khususnya mengajar kelas 8) 

Minggu, 18 Oktober 2009
Olimpiade Matematika Se-Priangan Timur yang diadakan oleh Himadikmatika STKIP Garut. SMP Yosuga mengirimkan timnya (Melia, Linda, Livia, Stella, dan Daniel). Namun untuk kesempatan kali ini, tim kita belum sempat meraih kembali masa masa kejayaan tempo dulu. Kehidupan nggak selalu di atas kaaann… Ada kalanya kita harus refleksi, apakah selama ini kita cukup puas dan santai, atau memang orang lain sudah selangkah lebih maju. Semoga untuk masa yang akan datang kita bisa meraihnya kembali. Amin.

Kamis, 22 Oktober 2009
Belajar terus rasanya penaaaattt… Setelah UTS berakhir dan lomba – lomba yang padat, rasanya enak kalau ada refreshing! Iya donk… Sesuai kesepakatan rapat awal semester bersama orangtua, maka kita mengadakan kunjungan ke PT. Indolacto dan Indo Ice Cream di Cicurug, Sukabumi. Asiiiiiikk!!!! Refreshing sambil belajar juga tentunya. Kita berangkat pukul 05.30 dan tiba di sana ± pukul 12.00 Kami disambut dengan ramah. Di sana kami belajar tentang proses produksi susu kental dan susu bubuk, serta es krim yang meliputi alat dan bahan yang diperlukan, komposisi bahan, proses sterilisasi, serta istilah – istilah produksi (juga IPA) yang selama ini hanya didengar lewat mata pelajaran di sekolah. Kami juga memperoleh pengetahuan tentang sejarah perusahaan, negara – negara yang mengimpor hasil produksi mereka, juga memperoleh bingkisan berupa susu dan es krim. Hhhmmmm…., setelah itu kita menuju Lido, naik rakit menyusuri danau yang tenang (buat inspirasi nih), juga bermain bakiak dengan teman dan guru.

Hasil Ulangan Tengah Semester Ganjil
UTS telah berakhir, hasil telah diperoleh. Selamat bagi mereka yang meraih prestasi (nilai) yang baik. Bagi mereka yang nilainya masih banyak yang belum tuntas, tidak usah berkecil hati. Masih ada kesempatan memperbaikinya sampai akhir semester ganjil nanti. Yang penting masih semangat dan jangan cengengesan (banyak bercanda) saat guru member penjelasan. Inilah perolehan peringkat tengah semester ; kelas 7 : Vinny Shantia Kartono, Netta Benita Liemanjaya, Rey Gienaldo Jonathan. Kelas 8 : Lita Vania Chrysilla, Stella Setiadi, Levi Oktaviani Wahyatno. Kelas 9 : Antonius Sunjaya, Melia Soetjiamto, Jessica Arden. Untuk kelas 9, bulan November sudah mulai pelajaran tambahan untuk persiapan Ujian Nasional. Cayoooo!!!!

Jika kamu tak mampu menahan lelahnya belajar,
maka kamu akan menelan pahitnya KEBODOHAN

time is running slowly here…. ®

Lomba Eksaing 2009 Tingkat SD/MI se-kabupaten Garut

SMP Yos Sudarso menjadi tuan rumah kegiatan pendidikan bernama Lomba Eksaing (Eksak-Bahasa Inggris) 2009. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat-Sabtu, 21 – 22 November 2009, yang diikuti oleh 319 peserta adik-adik Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah, dengan komposisi sbb : Matematika 98 orang, IPA 146 orang, dan Bahasa Inggris 75 orang. Mereka berkompetisi untuk membuktikan yang terbaik sekaligus merebut Piala Bupati. Wooow…
Acara pembukaan diawali dengan kedatangan bapak Wakil Bupati Garut, Dicky Chandra yang disambut dengan atraksi Liong-Barongsai. Beliau menyambut baik kegiatan ini dan berkenan memberi sambutan serta membuka secara resmi kegiatan lomba ini.

Semua terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari pengisi acara, menyiapkan : makanan, call card, souvenir peserta, sampai angkut-angkut bangku dan menata kembali kelas seperti semula. Secara tiba-tiba MG alias Mang Guido memiliki banyak asisten yang kompak membantu, hehehe…

Babak semifinal dilaksanakan pada hari pertama, sedangkan babak semifinal dan final pada hari kedua. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga di kesempatan yang akan datang kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali dan mendapat apresiasi yang baik dari semua pihak.

menyambut Wakil Bupati memberi hasil karya terbaik… atraksi pembukaan Eksaing 2009
Inilah para pemenang :
BAHASA INGGRIS

RAFFI FAHRIZAN, SDN PAMINGGIR IV,   JUARA  I
FIRA ALYA HAPSARI,  MI AL-KHOIRIYYAH,  JUARA  II
ARYA PUTRAWAN,  SD KARTIKA SILIWANGI 3,  JUARA III
YOSEFINE NOVIANA,  SD YOS SUDARSO HARAPAN I
HANUM NURHALIZA,   SDN Sukagalih V Tarkid HARAPAN  II

MATEMATIKA

LAURENCE PETRUS W,  SDK DHARMA BAKTI,  JUARA I
ANDREAS DIWAN,  SDK DHARMA BAKTI,  JUARA  II
GALUH INDRA K,   SDN Tarogong 01,   Gentra M JUARA  III
DINAN FADHURAFI F,   SD KARTIKA SILIWANGI 3,   HARAPAN I
RIAWAN SENO ZHAGE, SDN Tarogong 01 Gentra M, HARAPAN II

IPA

DEDY SETIAWAN PURBA,  SDK DHARMA BAKTI,  JUARA I
AULIA Y. RIYADI,   SDIT ATIKAH MUSADAD,  JUARA II
FAHMI HAKIM,   SDN Tarogong 01 Gentra M,   JUARA III
MUHAMMAD REVO,   SDN PAMINGGIR IV,   HARAPAN 1
BERYL C. HERMANTO,   SD YOS SUDARSO,   HARAPAN 2

KEGIATAN

1 Komentar

1. Perayaan Natal 2008 dan Tahun Baru 2009
Dengan mengusung tema Berbagi Kasih Untuk Sesama, segenap keluarga besar SMP Yos Sudarso merayakan Natal dan Tahun Baru pada hari Rabu, 7 Januari 2009. Acara berlangsung tertib dan lancer, diisi oleh penampilan seni berupa drama, puisi, dance, band, dan paduan suara. Meski perayaan ini sederhana, namun tidak mengurangi makna Natal itu sendiri. Acara berakhir pukul 19.00 WIB

2. Pemilihan Ketua & Wakil Ketua OSIS
Periode kepengurusan OSIS 2008/2009 telah berakhir. Saatnya muncul pemimpin baru donk! Hari Senin (19/1) kemarin, seluruh siswa – siswi SMP Yos Sudarso melangsungkan pemilu ketua dan wakil ketua OSIS untuk periode 2009/2010. Sebelumnya tentu ada seleksi dan kampanye dari masing – masing kandidat. Pasangan kandidat tersebut adalah : Jessica Arden – Edwin, Antonius S – Joshua Evan, Yanto – Levi. Ini juga merupakan bentuk demokrasi kecil & penerapan pelajaran PKn. Mengapa demokrasi kecil? Karena pemilihan didasari asas Luber (langsung, umum, bebas, rahasia) dan dilakukan di lingkup sekolah. Hasilnya…pasangan Yanto – Levi menang mutlak. Selamat ya! Semoga dibawah kepemimpinan baru, sekolah ini semakin berkembang baik di dalam maupun di luar sekolah. Terimakasih juga untuk kepengurusan periode 2008/2009 dibawah kepemimpinan Natalia Tanzil – J. Arden. “Semoga OSIS tetap Berjaya dan membuat acara – acara seru” , begitu pesannya.

3. Seni Budaya (Setiap Sabtu)
Ternyata anak – anak SMP Yos Sudarso jago membuat kerajinan tangan! Anak – anak putra memanfaatkan tempurung kelapa untuk dijadikan hiasan, sedangkan anak – anak putri membuat tempat tisu. Bukan hanya itu, mereka juga membuat pernak – pernik Imlek. Semua dekorasi Imlek yang dipajang di sekolah merupakan hasil kreasi mereka. Bahkan saking kreatifnya, mereka memanfaatkan botol bekas untuk membuat lampion. Cinta lingkungan gitu…
4. Mengisi Bazaar di SMP Daya Susila
Hari Minggu (25/1) kemarin, beberapa wakil SMP Yos Sudarso mengisi acara bazaar SMP Daya Susila. Mereka adalah tim band putra – putri dan tim dance. Penampilan mereka patut diacungi jempol. Mungkin memang berbakat menjadi artis ya…

5. Perayaan IMLEK
Zhu ni chen jie hao, gong xi fa cai… kalimat itu yang sering terdengar kala Imlek (tahun baru Cina). Acara yang dimulai pukul 09.45 dengan penampilan Liong & Barongsai ini sangat menarik, terutama tingkah dua barongsai kuning dan hijau yang nakal. Atraksi ini bahkan menyedot perhatian para warga sekitar sekolah. Tentu saja atraksi ini dimainkan oleh siswa – siswi SMP Yos Sudarso. Memainkan liong maupun barongsai memerlukan keterampilan & stamina yang prima. Sang naga meliuk – liuk dengan sangat indah. Acara dilanjutkan dengan paduan suara Mandarin, fashion show ala Mandarin, makan bersama, tukar kado, & tentu saja bagi – bagi angpao… Dapat berapa nih angpao-nya? Bagi – bagi dunk…. Oh ya, pada kesempatan ini juga 3 orang siswi SMP Yos Sudarso memperoleh beasiswa dari dinas pendidikan untuk kategori puisi (Jessica Arden), seni lukis (Lupita Mawar), dan bidang fisika (Melia Soetjiamto). Selamat ya, nak…

Semarak perayaan Natal & Tahun Baru…

Membuat kerajinan

Terpesona menyaksikan 2 barongsai ini mencari Angpao-nya berupa
Barongsai & Liong… sesuatu!!! Jeruk + rambutan aja…

Geliat semangat sang Naga Atraksi tim liong putri

SMP Yos Sudarso Garut

1 Komentar

DSCI0102

APA ITU PENDIDIKAN?

Oleh : Handy

saya bukan ahli pendidikan, tapi saya coba merumuskan apa itu pendidikan dari pengetahuan dan pengalaman saya…

“pendidikan adalah usaha sadar yang sistematis dalam mengembangkan seluruh potensi (fitrah) yang ada dalam diri manusia untuk menjadi manusia yang seutuhnya (insan kamil)”

…berkenaan tentang apa itu pendidikan menurut para ahli,, mungkin sobat bisa search di web.. oh ya.. entar juga ada temen di Y!A yang bantu ko…DSCI0054

SELAMAT DATANG DI SMP YOS SUDARSO GARUT

3 Komentar

SMP YOS SUDARSO GARUT

Jl. Bank 48 Telp. (0262) 232489 Garut

MENERIMA SISWA BARU

Tahun Pelajaran 2010-2011

Untuk keterangan lebih lanjut bisa datang ke alamat tersebut di atas…

Pendidikan

Seberapa Perlukah Kesiapan Anak di Sekolah?
Oleh : Handy H
10-Jul-2008, 20:50:54 WIB – [http://www.kabarindonesia.com]
KabarIndonesia – Saat anak mulai menginjak usia 4 atau 5 tahun, para orangtua akan disibukkan dengan mempersiapkan anak-anaknya mendapat pendidikan formal yang biasanya dimulai dari tingkat Taman Kanak-kanak atau TK.Dari sekolah yang dekat dengan lingkungan rumah, fasilitas yang lengkap, sekolah dengan metode pengajaran yang terbaik, menjadikan anaknya pandai, hingga sekolah yang memiliki ‘nama’ atau kepercayaan dimata orangtua. Berbagai hal tersebut merupakan target atau keinginan dari pihak orangtua dalam rangka membentuk anak-anaknya menjadi seperti yang mereka inginkan. Namun tidak jarang pula terjadi orangtua yang lengah bahkan lupa mengenai keadaan dan keinginan dari dalam diri anak. Apa yang anak kita inginkan. Suasana sekolah seperti apa yang mereka mau. Serta kapan saat yang tepat buat anak untuk menerima pendidikan formal. Hal-hal seperti itulah yang sering kita lupakan, dimana segala keinginan dan obsesi orangtua harus segera terpenuhi tanpa memperhatikan keadaan anak. Kondisi seperti ini yang kemudian memunculkan persoalan yang akan dihadapi baik pada orangtua dan guru pengajar berkaitan dengan perilaku anak yang sangat rumit. Berikut ini adalah bentuk perilaku anak yang rumit dan dapat mengganggu kegiatan pembelajaran:

Phobia di Sekolah
Perilaku ini ditunjukkan dengan ketakutan anak untuk masuk sekolah. Anak minta untuk selalu ditunggui oleh orangtua atau pengasuhnya. Anak akan menangis, marah, berteriak-teriak jika ditinggalkan pergi. Hal ini biasa terjadi saat pertama kali anak masuk sekolah, bahkan bisa berlarut hingga berbulan-bulan.

Anak dengan Perilaku Sulit
Perilaku sulit ini dapat ditunjukkan dengan perilaku hiperaktif, menggigit, memukul dan kasar pada temannya, menangis di kelas, tergantung pada guru, suka mengejek, berkata jelek dan jahat pada orang disekitarnya.

Anak yang Hanya Suka pada Satu Kegiatan
Anak dengan perilaku ini biasanya hanya menyukai satu bentuk kegiatan yang menyenangkan dan menarik bagi dirinya. Anak tidak mau beralih pada kegiatan lain, dan apabila harus dialihkan dengan kegiatan yang lain anak-anak ini akan menolak dengan menunjukkan perilaku tantrum (marah) atau berdiam diri serta tidak mau terlibat.

Anak yang Memiliki Perhatian Sedikit (Short Intention)
Perilaku short intention ini dapat ditunjukkan dengan minat yang sedikit dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di Sekolah, dan perhatian yang terbatas saat guru memberi suatu penjelasan. Anak suka melamun, berdiam diri, atau bahkan mengganggu teman yang lain.

Anak Pendiam dan Malas Berbicara
Anak yang pendiam dan malas berbicara ini dapat pula disebabkan karena bentuk penolakan dia terhadap kondisi di sekolah. Anak merasa tidak nyaman dan tidak menyenangi lingkungan sekolahnya. Keadaan dengan perilaku yang pasif dan pendiam ini akan semakin membuat dia terpojokkan, karena akan membuat mereka semakin sulit dalam bergaul dan memiliki teman.

Berbagai perilaku tersebut diatas menggambarkan bahwa anak tidak mau terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang diberikan di kelas. Perilaku tersebut merupakan reaksi penolakan dari dalam diri anak, dan tidak jarang pula bahwa hal itu merupakan bentuk ketidaksiapan anak untuk menerima pendidikan formal. Jika dibiarkan berlarut-larut akan berdampak buruk terhadap kondisi anak yang kemudian mempengaruhi perkembangan belajarnya, serta berpengaruh pada kemampuan sosial dan emosionalnya.

Sebelum orangtua memutuskan untuk memasukkan anaknya ke sekolah, hendaknya menyadari kemampuan unik yang dimiliki oleh anak. Mendapatkan informasi seputar perkembangan anak adalah hal yang penting, terutama terhadap kemampuan berkomunikasi (termasuk perkembangan bahasa dan mendengar), kemampuan sosial dalam berinteraksi dengan anak-anak lain seusianya dan orang dewasa, serta kemampuan fisik (misalnya saja kemampuan anak dalam menggunakan pensil atau crayon).

Sebagaimana yang telah dijelaskan diatas bahwa kesiapan anak di sekolah tidak hanya terbatas pada kemampuan kognitifnya, tetapi juga secara multidimensional yang melibatkan perkembangan fisik, sosial dan emosional merupakan pendekatan secara umum yang diperlukan dalam belajar. Orangtua dapat mendorong perkembangan kognisi, fisik dan emosi anak, sebelum mereka memasuki dunia sekolah.

Akademi kesehatan anak Amerika menyatakan bahwa terdapat beberapa kemampuan tertentu yang diperlukan oleh anak agar dapat sekolah dengan lancar ditahun pertama, termasuk didalamnya adalah kemampuan :

Mampu bermain dengan anak seusianya
Anak dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman sebayanya. Anak sudah mulai menunjukkan kemandiriannya dengan tidak menangis jika ditinggalkan orangtuanya atau pengasuhnya. Anak juga tidak mudah terlibat dalam perkelahian dengan temannya apabila terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan bagi dirinya. – Tetap memperhatikan dan tenang ketika dibacakan suatu cerita Anak mau memperhatikan dan mampu mendengarkan dengan seksama ketika dibacakan suatu cerita.

Bahkan tidak jarang pula mereka menanggapi dengan bertanya mengenai tokoh, kejadian, atau pun alur dalam cerita tersebut. – Kemampuan toilet training Dalam hal ini, anak sudah mampu melakukan aktivitas di toilet tanpa bantuan orang lain. Dari pergi ke toilet sendiri sampai melakukan aktivitas di toilet. Meskipun terkadang masih diperlukan pengawasan dari orangtua.

Dapat menggunakan kancing dan resleting baju Anak telah mampu memasang kancing bajunya sendiri dan mampu menggunakan resleting celana tanpa bantuan orang lain.

Mampu mengingat nama, alamat, dan nomer telepon Biasanya anak sudah hafal dan mampu mengucapkan nama lengkapnya, nama ayah dan ibunya, alamat rumahnya, serta no telepon rumahnya.
Jenjang dasar pendidikan di Taman Kanak-kanak akan turut berperan dalam menentukan kesiapan anak dalam menerima pendidikan yang lebih tinggi diatasnya, yaitu Sekolah Dasar atau yang sederajat.

Maka dari itu, kesiapan disekolah (school readiness) anak sebelum mereka memasuki dunia pendidikan formal disekolah sangatlah penting. Dengan demikian potensi anak yang terwujud dalam kebiasaan berpikir dan bertindak dapat tercapai secara maksimal. Berdiskusi dengan ahlinya, dokter anak, psikolog dan guru sekolah sangatlah membantu guna mendapatkan informasi dan pengamatan pada anak secara objektif.

Meskipun belum seutuhnya Benar, Anak memiliki hak dalam menentukan sesuatu untuk dirinya

* Sumber bacaan : American Academic of Pediatrics. 2000. School Readiness. (www.medem.com)

Older Entries